FIQIH ‘ALAWIYYAH KE-2 (BAB ILMU NASAB)


Oleh:
As-Sayyid Shohibul Faroji Azmatkhan Ba’alawi Al-Husaini
(Pimpinan Mejelis Dakwah Wali Songo)

Dalam Ilmu Nasab, sesungguhnya nasab itu dikaitkan kepada orang tuanya laki-laki (ayahnya). Kecuali Nasab Imam Hasan dan Imam Husain yang ke Sayyidatuna Fathimah Az-Zahra’.

Pengistinbatan Nasab ke jalur Perempuan hanya untuk Sayyidatuna Fathimah Az-Zahra’ saja. Dan ini bersifat Khususiyyah. Khususiyyah artinya khusus diperuntukkan kepada Sayyidah Fathimah Az-Zahra.

Dalilnya, Hadits Rasulullah Saw, yang berbunyi:

كُلُّ وَلَدِ أَدَمَ فَإِنَّ عُصْبَتُهُمْ لِأَبِيْهِمْ مَا خَلاَ وَلَدَ فَاطِمَةَ فَإِنِّيْ أَنَا أَبُوْهُمْ وَعُصْبَتُهُمْ

“Semua anak Adam bernasab kepada orang tuanya laki-laki (ayahnya) kecuali anak-anak Fathimah. Akulah ayah mereka, dan akulah yang menurunkan mereka.”

Hadits tersebut dapat di jumpai di beberapa Kitab, seperti:
1. Imam Muslim dalam Shahih Muslim, Bab “Fadhail Ahlu Bait”
2. Imam Ahmad bin Hanbal dalam Mustadrak Ash-Shahihain.
3. Imam As-Suyuthi, dalam Ad-Durru Al-Mantsuur
4. Kitab Kanzul ‘Ummal
5. Imam At-Turmudzi, dalam Kitab Sunan At-Turmudzi
6. Imam Thabrani, dalam Tafsir At-Tabrani
7. Imam An-Nasa’i, dalam Kitab Khashaish An-Nasa’i
8. Tarikh Baghdad
9. Kitab Al-Isti’ab
10. Kitab Ar-Riyadh An-Nadhrah
11. Imam Abu Dawud, Dalam Musnad Abu Dawud
12. Kitab Asad Al-Ghabah
13. Syaikh Muhammad Abduh, Dalam Kitab Tafsir Al-Manar
14. HMH.Al-Hamid Al-Husaini, dalam buku Keagungan Rasulullah & Keutamaan Ahlul Bait, halaman 23-24 

This entry was posted in Sejarah. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s