Tarekat Kubrawiyyah

Oleh: Syarifah Qiro’atut Taslimah Azmatkhan Ba’alawi Al-Husaini

Pendiri tarekat Kubrawi, yaitu Syaikh Najm al-Din Kubra (540-618 H/1145-1221 M). Sekelompok sufi terkemuka berkumpul di Kubra sebagai murid, dan beberapa cabang tarekatnya menyebar ke baghdad, Khurasan dan India. Salah seorang pengikut Kubrawi yang cukup ternama, yaitu Syaikh Saif al-Din Bakhrazi (w. 658 H/1260 M), memerintahkan muridnya, yaitu Khawajah Badr al-Din Samarqandi Firdausi, untuk menetap di Delhi.

Meskipun para Syaikh dari kalangan ini sangatlah menganjurkan kepada para muridnya untuk selalu berpegang teguh terhadap syari’at, namun, ia tidaklah mengunggulkan para ulama di atas para sufi. Ia berusaha untuk tidak mengungkapkan pengalaman spiritualnya, serta menyarankan pada para murid, untuk tetap menyimpan pengetahuan mereka tentang pengalaman-pengalaman spiritual mereka.

Di Kashmir, tarekat Kubrawiyyah diperkenalkan oleh Mir Sayyid Ali Hamadani. Muhammad Asyraf Jahangir Simnani, yaitu sekalangan dengan Mir Sayyid Ali Hamadani, adalah sorang Kubrawi yang setelah menetap di kesultanan Syiraqi, Jaunpur, India, mendirikan cabang dari tarekat Kubrawi, yaitu Asyrafi.

This entry was posted in Sejarah. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s