Awal Ramadhan tahun 2010 Jatuh Pada 11 Agustus 2010


Laporan Oleh:
Tim Falaqiyyah (Hisab Ruqyat) Departemen Syari’ah Majelis Dakwah Wali Songo

Hasil Penelitian Departemen Syari’ah Majelis Dakwah Wali Songo (Madawis) tentang Awal Ramadhan 2010, memutuskan awal Ramadan jatuh pada tanggal 11 Agustus 2010.

Pimpinan Majelis Dakwah Wali Songo (Asy-Syaikh As-Sayyid Shohibul Faroji Azmatkhan Ba’alawi Al-Husaini) mengatakan, ditetapkannya 11 Agustus 2010 sebagai awal Ramadan, karena berdasar rujukan dari 27 kitab dan Sistem Astronomi Islam (Ilmu Falaq) tentang penentuan awal Ramadan diketahui ijtimak pada akhir Sya’ban terjadi pada Selasa l0 Agustus 2010 sekitar pukul l0.45 WIB.

Sedangkan berdasarkan Ilmu Hisab, ketinggian hilal pada Selasa sore sekitar 3,38 derajat dengan lama di ufuk sekitar l4,32 menit. Maka berdasarkan perhitungan hisab itulah, l Ramadan 2010 akan jatuh pada Rabu, 11 Agustus 2010.

Meski demikian, Majelis Dakwah Wali Songo akan tetap melengkapi hitungan penentuan awal Ramadan berdasar hisab itu dengan metode rukyatul hilal (pengamatan terhadap bulan dengan mata telanjang) sebagaimana disyaratkan Rasulullah SAW. Insya Allah rukyatul Hilal akan dilakukan Selasa, tanggal 10 Agustus 2010 di sembilan lokasi, seperti Pantai Gebang Bangkalan, Tanjung Kodok Lamongan, Pantai Kenjeran Surabaya, Pantai Serang Blitar, Pantai Plengkung Banyuwangi, Pantai Ambet Pamekasan, Pantai Blimbingsari Banyuwangi dan Pantai Sraung Pacitan.

KESIMPULANNYA:
Awal Ramadan 1431 Hijriah akan jatuh pada Rabu legi 11 Agustus 2010. Karena ijtimak akhir Sya’ban terjadi Selasa 10 Agustus, atau bertepatan dengan 29 Sya’ban 1431 pukul 10.09 WIB. Pada saat matahari terbenam 29 Sya’ban atau Selasa 10 Agustus pukul 17.32 WIB, hilal sudah wujud 2 derajat 43 menit, 11,83 detik sampai 2 derajat 50 menit 6,57 detik.. Jadi, tanggal 10 Agustus malam sudah mulai Salat Tarawih, karena esoknya, 11 Agustus 2010 sudah masuk Ramadan.

DEPARTEMEN SYARI’AH MAJELIS DAKWAH WALI SONGO
1. Asy-Syaikh As-Sayyid KH. Shohibul Faroji Azmatkhan Ba’alawi al-Husaini
2. As-Sayyid KH. Ahmad Zaini Azmatkhan Ba’alawi al-Husaini
3. As-Sayyid KH. Abdullah ‘Ubaid Azmatkhan Ba’alawi al-Husaini
4. As-Sayyid KH. Nurul Huda Azmatkhan Ba’alawi al-Husaini
5. As-Sayyid KH. Zainul Arifin Azmatkhan Ba’alawi al-Husaini
6. As-Sayyid Kyai Muhammad Misbah Azmatkhan Ba’alawi al-Husaini

This entry was posted in Sejarah. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s